7 Reason Why Should Aceh?
Sebelumnya,aku pernah bikin question box di Instagram yang suatu saat kalau aku balik nge-blog,kira-kira konten nya bakal apa ya? ramai sekali yang menyarankan konten tentang travelling.
wah, rasanya hal itu belum cocok dan melekat di diriku yang hanya mencoba dikit demi sedikit membebaskan diri dari kurungan rumah ini.
tapi, apa salahnya mencoba untuk memulai?
ya karena aku merasa iri aja disaat Pak Presiden dalam menyampaikan pidato nya tentang destinasi yang menjadi fokus dan prioritas pemerintah tahun 2020, namun si ujung barat ini tidak termasuk lokasi di sebut :(
dasar aku.
Mungkin ini tidak berguna bagi siapapun yang sudah pernah menginjakkan kaki di tempat-tempat ini, Namun, ini akan sangat berguna bagi siapapun yang akan ke Aceh nantinya,
ini adalah rekomendasi #mustgo perjalanan di Aceh berdasarkan pemantauan Jasmin Nura Safira yang beberapa nya sudah pernah aku kunjungi dan beberapanya lagi belum sempat aku kunjungi.Dimulai dari yang terdekat Kota Banda Aceh,
Why Should Aceh? there are 7 reason why.
Lokasi #mustgo yang pertama adalah Museum Tsunami. Museum ini terletak di Kota Banda Aceh yang dimana Tempat ini menjadi tempat paling bersejarah bagi seluruh masyarakat Aceh yang pernah mengalami masa-masa yang hebat pada tahun 2004 silam. Yap, Museum Tsunami menjadi wadah dari sejarah-sejarah yang pernah ada pada Aceh di tahun 2004. Lokasi Museum Tsunami ini letaknya sangat dekat dari rumahku, yang sudah pasti tak terhitung berapa kali diriku mengunjungi tempat ini. Kesan paling utama yang terdapat ketika melihat bangunan ini dari luar adalah betapa megah dan menawan nya Arsitektur dari museum ini yang tiada lain perancang nya adalah salah satu arsitek favorite saya, Bapak Ridwan Kamil.
ketika kita mencoba masuk untuk pertama kalinya,kita akan melewati sebuah lorong,
lorong tersebut memiliki cahaya remang beserta iringan ayat ayat dan di sisi kiri kanan nya terdapat air mengalir deras sepanjang lorong sempit tersebut. percikan air nya dapat kita rasakan yang dimana hal itu merepresentasikan gemuruh Tsunami saat masa silam.
Lorong Remang.
Image credit: leckernapfkuchen (flickr.com)
Image credit: @au_presley instagram
Lalu, terdapat banyak spot lain yang merepresentasikan hal-hal kelam di masa silam, sebut saja seperti hal nya sumur doa. penasaran?
makanya ayo ke Aceh.
2. Pantai Lampuuk
Image credit: @herman.io instagram
Pantai ini terletak di Aceh Besar yang jarak lokasi nya antara Kota Banda Aceh dan Pantai ini tidak terlalu jauh hanya berkisar 35menit. Destinasi ini juga menjadi salah satu tempat wajib siapapun yang berkunjung ke Aceh untuk menikmati pantainya.
Pasir yang bewarna putih bersih dan air yang bewarna biru seakan-akan menjadi kontras yang sangat menarik untuk siapapun yang ingin mengunjungi nya.
Tak Heran, jika banyak keluarga bahkan anak muda yang rela menghabiskan waktu seharian untuk bermain atau hanya sekedar menikmati pantai ini.
Muda-mudi di Aceh juga pasti pernah merasakan tenang nya ombak dan melampiaskan segala keresahan dan kegalauan yang ada di pantai ini sendiri maupun bersama teman-teman.
iya pernah merasakan soalnya, hoho.
Pantai ini menjadi tempat paling pas ketika kita, sebagai anak muda untuk melampiaskan kebosanan dan kejenuhan.
bisokop?
lewat.
3. Pucok Krueng
Pucok Krueng ini berlokasi tidak jauh dari Kota Banda Aceh. Namun karena lokasi nya yang agak sulit dijangkau dan sedikit tertutup, maka Pucok Krueng jarang menjadi kunjungan wajib oleh pengunjung luar daerah lainnya.
Pada awalnya aku juga bingung sebenernya ini tu sejenis danau,telaga,sungai, atau bahkan kolam buatan?
ternyata, pucok krueng ini adalah sebuah hulu sungai yang diapit oleh tebing bebatuan kapur dan air biru nya ini masih asli tanpa terkontaminasi oleh zat zat kimia dan omongan manisnya.
pede sekali asli make muka sendiri.
yang padahal ini adalah foto-foto tersisa di hp dan sebagai bukti nyata juga aku pernah kesini, ea.
itu no filter no bokis berasa di green canyon.
gatau si green canyon gimana,belom pernah kesana juga soalnya.
doain aja biar bisa aku review disini.
AMIINN
4. Bukit Lamreh
Image credit: @muhammadahwalbobby instagram
Jujur sampai sekarang aku masih bingung ngebedain postingan orang-orang apakah Uluwatu, Bali atau Bukit Lamreh, Aceh Besar.
Yap! salah satu destinasi pantai yang gak kalah kerennya adalah Bukit Lamreh ini.
walaupun aku belum pernah kesana, tapi destinasi ini menjadi salah satu destinasi yang selalu di perbincangkan sebagai destinasi tak-kunjung-nyata bersama teman-teman, hingga pada akhirnya aku udah ga menetap di Aceh lagi :) thx
aku yakin kalian pasti juga punya teman-teman yang sering merencanakan destinasi tak-kunjung-nyata ini. Percayalah, Time and Moment are priceless than anything....
.
Image credit: @albar_rusman instagram
Woho! warna air yang sangat crystal clear ini sangat menggugah melebihi iklan sirup marjan.
Jadi pengen terbang ke Aceh sekarang juga biar sama noraknya kaya yang heboh di Soekarno Hatta kemarin..
5. Pulau Keluwang
Pulau keluwang ini menjadi salah satu destinasi tak-kunjung-nyata bersama teman-temanku.
alias, aku juga belum pernah mengunjungi tapi sudah takjub akan pesonanya.
Pulau ini terbentuk akibat tsunami besar yang pernah terjadi di Aceh. Gelombang pasang tsunami memotong bagian ujung daratan dengan daratan Aceh.
katanya sih, kita bisa mengunjungi pulau ini dengan waktu tempuh sekitar 1 jam 30 menit dari kota. Untuk menuju Pulau Keluwang,kita dapat menyewa jasa penyeberangan dengan menggunakan perahu nelayan setempat.
Untuk antar jemput biasanya cukup membayar Rp300.000–Rp350.000 dengan waktu tempuh penyeberangan sekitar 25 menit.
Cmiiw!
Image credit: @andityaa instagram
tiba-tiba dapet bisikan angin ombak pantai ini,
katanya,
"kapan kesini...?"
6. Pulau Banyak
Image credit: @joeadimara_ instagram
Hmm.. Destinasi kali ini lumayan jauh dari lokasi Kota Banda Aceh yang berada di Aceh Singkil,yaitu sekitar 15-16jam perjalanan Darat. lalu, di lanjutkan dengan penyebrangan ke Pulau Banyak dengan menggunakan Kapal selama 4 jam dan total perjalanan kurang lebih 20 jam. apakah benar?
Maka dari itu, Destinasi ini menjadi alasan terkuat kenapa sampe sekarang aku dan teman-teman cilik-ku tidak dapat izin dengan mudahnya untuk menginjakkan kaki di pulau tersebut. huh kzl
Image credit: @paulhexum instagram
Image credit: @merizaakbar instagram
engga, ini bukan di Hawai. Masih di Aceh kok.
Pada Tahun 2019 silam, Pulau banyak mengadakan berbagai jenis Festival Nasional maupun Internasional sehingga menjadi suatu potensi berkembang lebih pesat pada sektor Pariwisata Aceh.
sampe sekarang juga masih wondering...
kapan ya bisa kesana........
7. Pulau Weh, Sabang.
Image credit: @Bagindamaulana_ instagram
Gak perlu diragukan dan dipertanyakan lagi mengapa destinasi paling ujung barat nya Indonesia menjadi hal paling wajib di datangi untuk berlibur.
air laut yang bening layaknya mba-mba tiktok ini juga menggugah selera siapapun yang ingin mencelupkan badan nya atau hanya sekedar bermain dipasir nya yang bersih ini.
Jangan lupa untuk snorkeling atau diving!
karena ini adalah part terseru ketika kita berada di sabang,
yaitu menemui spesies makhluk lain selain manusia...
Image credit: @killthedj instagram
Image credit: @wisatasabang instagram
Image credit: @wisatasabang instagram
















Komentar
Posting Komentar